Hetalia: Axis Powers - Taiwan

Selasa, 07 Juni 2016

Stop BUKBER kalo MAKBER!!!



Assalamualaikum Sahabat Hijrah... J


Gimana punya kabar ? Semoga sehat selalu dan tetap dalam lindunganNya, Aamiin :)
Afwan sebelumnya ya baru bisa posting sekarang, maklum sibuk hehe &=* (Bukan sombong lho wlee :p)

Aku mau ucapin "MARHABAN YA RAMADHAN" nih bagi yang menjalankan. Afwan  jika banyak kesalahan sebab diri ini tidaklah sempurna melainkan sedang berusaha untuk menyempurnakan ~

*WISHES : Semoga puasa ditahun ini kita semua mendapatkan malam Lailatul Qadar, diampuni segala dosanya, mendapatkan keberkahan serta menjadi pribadi yang lebih baik lagi, Aamiin~ (Yang penting bersyukur masih dikasih kesempatan)

Pada posting kali ini, tepat hari kedua puasa Ramadhan, Aku akan posting dengan judul 'STOP BUKBER KALO MAKBER'

Mungkin kalian sudah pada tau apa itu BUKBER ? Bahkan sudah sering mendengar dan tidak asing lagi di telinga kita, ditambah lagi saat bulan puasa ini, pasti kata-kata 'Bukber' itu bergentayangan dimana-mana hmmm betul apa betul ? Ya, BUKBER kependekan dari Buka Bersama. Maknanya ambigu banget ya, tapi buka disitu maksudnya buka puasa lho. Entah dari mana kependekan itu tercetus ataupun berdiri Akupun tidak mengetahuinya~~
*Padahal gapunya kaki ya, tapi kok bisa berdiri*
*Hmm kok bisa ya???*
*Sudah sudah jangan dipikirkan*
*Oke, Lanjut!*

 Ada sebagian yang mengatakan Bukber, ada juga yang mengatakan Bubar.  Tapi tetap saja artinya sama.
*Perpisahan kali bubar BHAHAH*
*Eh maap maap*

Buka Puasa Bersama atau yang sering kita sebut Bukber  sudah menjadi sebuah ritual, tradisi bahkan sebuah keharusan yang tidak boleh ditinggalkan disaat bulan Ramadhan ini. Banyak yang mengatakan "Ayo sih bukber, kapan lagi kita bisa kumpul bareng?, Bukber yuk, setahun sekali lho ga tiap hari ini" dan perkataan semacamnya"

Tradisi atau keharusan itu di mulai dari buka bersama Perguruan Tinggi, buka bersama alumni SMA, buka bersama alumni SMP, buka bersama alumni SD dan lebih parahnya lagi buka bersama alumni TK. Kebayang banget kan kalo semuanya ngajak buka bersama ? Dalam hati berkata *Bisa bangkrut Aku*, namun tetap saja mengikuti ritual tersebut saat diajak HAHA (pengalaman).

Disaat sedang asyik berbuka serta bersenda gurau bersama teman lama, pasti ada masalah fatal yang terjadi. Masalah yang ga pernah diperhatiin oleh sekumpulan orang yang mengadakan buka puasa bersama. Masalah apa itu ? Ya, masalah SALAT.

Coba deh kalian pikirin. Saat adzan berkumadang tepatnya adzan Maghrib, orang-orang sibuk berbuka, sibuk makan, sibuk minum, bahkan yang lebih parahnya sibuk tertawa cekikikan seperti kuntilanak. Naudzubillah… L

Dari kesibukan tersebut, adakah yang sibuk bergegas melaksanakan salat Maghrib? MUNGKIN ADA, tapi ga banyak. Bener ga ????
Kebanyakan sibuk dengan pribadinya masing-masing sampai waktu Maghrib telah habis dan berganti Isya, bahkan ada yang tidak sadar bahwa telah adzan maghrib. Astaghirullah~  Salat itu kewajiban, walaupun bukber itu sebuah keharusan bagi sebagian orang.

Jangan pikirin atau bahas soal tarawih dulu deh, yang wajibnya saja ditinggalkan apalagi yang sunnah. Salat Isya, yang wajib dilakukan sebelum salat tarawih, itu akhirnya bablas juga. Maghrib dan Isya kelewat begitu saja, gara-gara keasyikan ngobrol saat ‘Bukber’. Astaghfirullah hal adzim~ L

Kalau sudah begitu, yang niat awalnya silaturahmi untuk mendapatkan pahala malah jadi dosa. Bukannya buka puasa bersama (BUKBER) malah jadi maksiat bersama (MAKBER). Sama-sama meninggalkan kewajiban tanpa ada yang mengingatkan.. *sungguh syaitan telah berhasil merayu kita*

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran” (Q.S Al-Ashr)

Semoga sahabat hijrah tidak termasuk ya..
Walaupun sebelumnya pernah melakukan, namun kini sadar bahwa hal tersebut tidaklah benar. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar