Assalamualaikum Sahabat Sesurgaku,
semoga kalian akan selalu dalam lindungan Illahi Rabbi, Aamiin…
Biarkan orang lain menyebutnya ‘Sahabat
Sehidup Semati’ sedangkan Aku menyebut kalian semua ‘Sahabat Sesurga’. Alasannya karena yang mati
(meninggal) belum tentu masuk surga, sedangkan yang masuk surga sudah pasti
akan melewati fase kematian. Betul tidak ? Aku doakan, In Shaa Allah semuanya
bisa masuk ke SurgaNya, Aamiin Allahumma Aamiin..
Islam itu agama yang sempurna, Islam
pula mengajarkan kalimat yang baik dalam segala hal. Kalimat yang bertujuan
agar kita selalu mengingat Allah serta senantiasa dekat denganNya.
Pada postingan kali ini akan
menjelaskan 2 kalimat yang sering kali kita sebut namun banyak sekali yang
salah kaprah. Kalimat apakah itu ? Ya, kalimat “Subhanallah” dengan “Masya
Allah”. Mengapa Aku akan membahas ini ? Karena banyak orang disekeliling kita
bahkan diri kita sendiripun masih sering tertukar bahkan keliru dengan kedua
ungkapan tersebut.
Jika kita kagum serta takjub atas apa
yang baru saja dilihatnya, kalimat apa yang paling tepat ? “Subhanallah” atau
“Masya Allah” ??? Kebanyakan orang mengatakan ‘Subhanallah’ disaat melihat
keindahan atau takjub atas apa yang baru saja dilihatnya. Namun, ada juga yang
mengatakan ‘Masya Allah’ tapi tidak sebanyak orang yang mengatakan
‘Subhanallah’. Benar apa betul ? (coba dengar ucapan orang disaat melihat kita
berubah atau komen orang saat statusnya membuat kita takjub, pasti yang
dikatakan itu Subhanallah bukan Masya Allah)
Kata tersebut sering kali dijadikan dua
kata yang sama tak ada bedanya. Oleh sebab itu, disini kita sama-sama belajar,
sama-sama mengetahui apa bedanya dari kedua kata tersebut dan kapan kita akan mengucapkannya
J
Sebelumnya, Aku ingin bertanya “Apasih
arti dari Subhanallah dan Masya Allah itu ?”
Arti Subhanallah yaitu Mahasuci Allah
sedangkan Masya Allah yaitu itu terjadi atas kehendak Allah. Dilihat dari
artinya memang kita akan keliru, namun jika kita pelajari benar-benar maka kita
akan tahu apa perbedaan dari keduanya.
Silahkan
dibaca baik-baik ya sahabatku…
Dalam firman Allah SWT pada Surah Al
Kahfi ayat 39 dijelaskan “Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu
memasuki kebunmu ‘Maasya Allah laa quwwata illa billah’ (sungguh atas kehendak
Allah semua itu terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).
Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam harta dan keturunan”
Dalam surah tersebut diberitahukan
bahwa kita seharusnya mengucapkan “Masya Allah”. Ucapan tersebut untuk mengembalikkan
kekaguman kita kepada Allah disaat melihat hal yang baik nan indah, yang
membuat kita takjub saat kita melihatnya. Itu salah satu ekspresi sekaligus
pengingat bahwa semua itu terjadi hanya karena kehendakNya, bukan hanya karena
usaha kita atau usaha orang lain. Memang kita yang merencanakan, orang lain
yang membantu, namun balik lagi bahwa Allahlah yang akan menentukkan.
Bagaimana dengan ungkapan Subhanallah ?
Kapan kita harus mengucapkannya ?
Penjelasan 1 :
Dalam Al Quran kalimat “Subhanallah” terdapat
pada surah Al Mu’Minun ayat 91, Al Qashash ayat 68, Ash Shaffat ayat 159, Ath
Thur ayat 43, dan Al Hasyr ayat 23.
Pada surah Al Mu’minun ayat 91 dan Ash Shaffat ayat 159, kalimat
“Subhanallah” disandingkan dengan “ammaa yashifuun” yang artinya Maha Suci
Allah dari apa yang mereka sifatkan. Sedangkan dalam tiga surah lainnya,
kalimat “Subhanallah” disandingkan dengan “ammaa yusyirukuun” yang artinya Maha
Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dari penjelasan tersebut, kita
dapat menyimpulkan bahwa kalimat “Subhanallah” digunakan untuk menyatakan
kesucian Allah dan menyangkal hal-hal negatif yang dituduhkan orang-orang
musyrik.
Untuk lebih memperjelas kapan kita
mengucapkan “Subhanallah”, silahkan baca baik-baik penjelasan kedua ya sahabat
sesurgaku J
Penjelasan 2 :
Dari Abu Hurairah, ia berkata “Suatu
hari aku berjunub dan aku melihat Rasulullah SAW berjalan bersama para sahabat,
lalu aku menjauhi mereka dan pulang untuk mandi junub. Setelah itu aku datang
menemui Rasulullah SAW, beliau bersabda “ Wahai Abu Hurairah, mengapakah engkau
malah pergi ketika kami muncul ?” Aku menjawab “ Wahai Rasulullah, aku kotor
(dalam keadaan junub) dan aku tidak nyaman untuk bertemu kalian dalam keadaan
junub. Rasulullah SAW bersabda “Subhanallah, sesungguhnya mukmin tidak najis.”
(HR. Tirmizi).
“Sesungguhnya mukmin tidak najis”
maksudnya, keadaan junub jangan dijadikan sebagai penghalang atau pembatas
untuk bertemu dengan sesama muslim. Dalam Al Quran dijelaskan bahwa ungkapan
Subhanallah digunakan dalam menyucikan Allah dari hal yang tak pantas/hal buruk
(coba baca lagi penjelasan 1).
Namun hal berbeda, diungkapkan oleh
Ustadz Zulfi Akmal, LC, MA yang saat ini berdomisili di Kairo, Mesir.
Merurutnya, umat islam tidak perlu bingung dengan hal tersebut karena
Subhanallah dan Masya Allah bisa diungkapkan kapan saja dan dalam kondisi apa
saja.
Kembali dijelaskan bahwa Islam itu
sangatlah sederhana, Ustadz Zulfi mengatakan “tidak perlu bingung atas kedua
ungkapan tersebut”. Memang benar, tidak perlu dibingungkan apalagi diambil
pusing atau yang lebih parahnya sampai memecahbelah silaturahmi yang telah
terjalin hanya karena kedua ungkapan itu. INGAT !!! Islam itu sederhana dan
Allah Maha Mengerti apa yang dimaksud hambaNya. Bagi yang sudah mengetahui
perbedaan antara keduanya serta yakin atas perbedaan itu baiknya diucapkan
sesuai kondisinya, bagi yang belum yakin tidak usah diambil pusing, coba
pelajari lagi dan sharing sama yang lebih paham itu, In Shaa Allah akan
mengetahui jalan keluarnya J
Jadi, kesimpulannya (diluar dari
ungkapan Ustadz Zulfi), ungkapan “Subhanallah” dianjurkan ketika kita melihat
sesuatu yang tidak baik atau hal buruk untuk menegaskan bahwa Allah SWT Maha
Suci dari semua keburukan. Sedangkan ungkapan “Masya Allah” dianjurkan ketika
kita melihat sesuatu yang indah karena keindahan atas kuasa dan kehendak Allah
SWT. Lalu, apakah kita berdosa karena mengucapkan Subhanallah yang seharusnya
itu Masya Allah atau sebaliknya ? In Shaa Allah tidak, Allah Maha Mengerti
maksud perkataan hambaNya. Hanya saja, setelah kita mengetahuinya, baiknya
mengucapkan sesuai kondisinya. Wallahu a’lam bishawab…

Tulisan Arab Masya Allah Mungkin demikian saja pembahasan singkat Kita kali ini mengenai Tulisan Arab Masya Allah, arti dan Gambar PNGnya. Semoga apa yang sudah Kami sampaikan dapat menjadi berkah dan berbuah amal sholeh bagi Kalian dan bagi Kami juga. Jangan lupa! bagikan artikel ini ke teman atau sosial media Kalian. Mari buktikan bahwa Kita
BalasHapus